Bismillah...
Segala puja & puji buat-Mu, selawat & salam buat junjungan tercinta SAW...
Islam & terrorisma telah lama dicanang di seluruh pelusuk dunia. Muslim disinonimkan dengan terrorisma.
Tapi muslim yang bagaimana? Muslim yang mengaku muslim tetapi realitinya jauh dari kehidupan seorang muslim, muslim yang taat?
Muslim yang taat ini yang digelar sebagai ekstrimis, atau syadiid atau 'sikah' dengan bahasa glamour sejak akhir-akhir ini bagi pelajar yang berada di tanah Arab.
Di Malaysia misalannya, mereka yang memilih untuk berjihad pada jalan yang betul, melalui saluran yang betul & mengamalkan Islam yang benar, merekalah yang dianggap ekstrimis.
Mereka yang memandang couple itu tidak boleh di sisi Islam, keluar makan bersama itu salah, mementingkan disiplin, adat & budaya itu, maka mereka inilah yang dilabel sebagai golongan syadiid atau sikah atau berfikiran kolot lagi jumud, atau bahasa lainnya ekstrimis.
Ekstrimis yang tidak jauh dari terroris.
Manakala mereka yang kaki rasuah, menipu, berfoya-foya, merompak & menyalahguna wang rakyat, mereka inilah yang dianggap sebagai muslim kontemporari serta bijak.
Mereka yang memandang hubungan berlainan jantina tanpa batasan itulah dikatakan muslim yang jauh lebih terbuka.
Nah, kita tak perlu jauh meneroka, padahal kita sendiri yang bertindak meletakkan label itu terlebih dahulu. Punca non-muslim meletakkan sinonim terroris dengan muslim adalah daripada kita sendiri.
Tidak perlu menuding jari ke siapa, tepuk dada, tanyalah diri sendiri!
Wallahua3lam.
-Syphoon-
Kuantan, Pahang
No comments:
Post a Comment